Hantologie_fbJPG

hantologie.com, Facebook adalah salah satu social media yang paling banyak di gunakan di dunia, kehadiran facebook pada pertama kalinya mampu menggeser para pendahulunya seperti Friendster. Pada awal kemunculanya facebook memiliki suatu hal yang baru bersamaan dengan berkembangnya teknologi dan internet, sehingga penggunaan facebook saat itu sangat tinggi lantas bagaimana nasib media social facebook sekarang?

Seiring perkembangan jaman facebook juga terkena karma yang sebelumnya di rasakan pendahulunya seperti frienfster, myspace dan masih banyak lagi. Dengan bermunculanya berbagai social media dengan berbagai konten yang menarik tentunya dapat menyaingi ketenaran facebook.

 Pada sekitar tahun 2007 hingga 2013 adalah masa-masa kejayaan facebook dengan penggunanya hampir di seluruh dunia, mulai dari anak-anak hingga orang tua semua menggunakan facebook. Mereka dapat dengan mudah mencari teman,saudara yang sudah lama tidak bertemu atau memiliki tempat tinggal yang jarak nya jauh.

Selain itu facebook dapat menyatukan yang jauh, berbagi kebahagiaan bersama dan hal lainya yang dapat di lakukan demi kesenangan dan kebutuhan bersama teman dan saudara. Belum lagi facebook menyediakan aplikasi dan game yang menjadi salah satu konten menarik, pada jaman itu facebook sedang ramai-ramainya.

Namun seiring berjalanya waktu mulai lah bermunculan masalah yang menimpa facebook mulai dari munculnya berbagai macam aplikasi serupa dan hal lainya. Namun facebook masih dapat bertahan namun telah kehilangan setengah dari penggunanya.

Kehilangan pengguna memang dapat di prediksikan oleh pihak facebook, hal ini di karenakan banyak faktor sehingga orang-orang mulai berhenti menggunakan social media ini. Mulai dari berpindah ke social media lain, bosan, sibuk dengan aktivitas.

Semakin kesini facebook semakin kehilangan penggunanya, hal ini di sebabkan oleh banyak hal salah satunya adalah facebook mulai menjadi sarana untuk melakukan black campaign atau kampanye hitam. Kampanye hitam ini dapat di gunakan lawan politik untuk menyerang menggunakan berita-berita palsu.

Konten Hoax yang sedang ramai di facebook juga menjadi penyebab orang-orang sudah malas menggunakan facebook, konten-konten ini dapat menyesatkan, menebarkan kebencian dan memecah persatuan suatu negara.

Kemudian yang sedang hangat akhir-akhir ini adalah kebocoran data pengguna facebook, kebocoran data ini masih di selidiki dan di cari motifnya karena untuk apa data facebook tersebut. Pihak facebook di tiap negara terutama Indonesia sedang di interogasi tentang kasus ini, sehingga pemerintah dan kominfo memberikan ancaman akan menutup dan memblokir facebook.

Kebocoran data ini di lakukan oleh pihak yang ingin memanfaatkan  data pengguna untuk kepentinganya sendiri, sehingga boss facebook mark zuck menjadi kewalahan dan menyampaikan permintaan maafnya. Hal ini mendapat reaksi yang keras dari seluruh pengguna facebook, karena tidak sedikit dari merka yang mulai meninggalkan facbook sehingga muncul sebuah tanda pagar #deletefacebook.

Namun ada sebagian orang yang tidak khawatir dengan hal tersebut pasalnya mereka tidak pernah menggunakan data asli untuk membuat akun tersebut, hal tersebut memang wajar saja karena banyak pengguna facebook yang membuat akun tanpa menggunakan identitas asli.

Hal tersebut memang sudah menjadi masalah lama karena jika seseorang dapat membuat akun palsu atau akun dengan data yang palsu, tentu mereka dapat menyalah gunakan akun facebook untuk kepentinganya sendiri. Di satu sisi hal tersebut menguntungkan di satu sisi juga merugikan, sehingga sekarang nasib facebook sedang mengalami hal yang rumit.

Jadi nasib media sosial facebook akan seperti apa setelah terjadi kebocoran data penggunannya? Apa yang akan di lakukan pengguna, pemerintah, dan pihak facebook sendiri?.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here